Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15

Ketika akan membangun rumah, desain yang digunakan harus menyesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki. Dengan begitu, nantinya pembuatan desain hingga tata letak ruangan bisa disesuaikan dengan luas tanahnya. Ini juga akan berpengaruh pada penghitungan budget atau biaya pembangunan.

Biaya pembangunan rumah ukuran 10x15 saja bisa bervariasi setiap desain dan material pembuatnya.

Selain luas rumah, tingkat rumah juga bisa mempengaruhi harga pembangunan. Rumah berlantai 2 cenderung membutuhkan lebih banyak biaya dibandingkan rumah dengan 1 lantai. Ini karena material yang digunakan pun lebih banyak. Namun, rumah dengan 2 lantai tentu bisa menampung lebih banyak anggota keluarga.

Tips dan Bagaimana Menentukan Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15

Desain rumah yang beberapa waktu belakangan menjadi trend untuk ukuran 10×15 adalah desain minimalis. Selain desainnya yang sederhana, memanfaatkan penggunaan furniture dengan optimal serta desainnya yang kekinian, desain minimalis ini juga bisa diwujudkan dengan biaya yang lebih efektif.

Tak hanya itu saja, desain minimalis yang identik dengan minim penggunaan sekat juga dianggap bisa menampung lebih banyak keluarga. Apalagi jika dibangun dengan 1 lantai. Konsep desain ini bisa diakali agar penggunaan ruang di dalamnya tetap optimal dan fungsional. Anda bahkan bisa membuat bentuk rumah dengan biaya 100 juta dengan mengoptimalkan penggunaan ruang dan materialnya. Sebelumnya masih bingung untuk biaya membangun rumah? cek tips Cara Menabung untuk Beli Rumah dengan Gaji Kecil

1. Buat Perencanaan yang Matang

Perencanaan matang akan membantu mempermudah dalam proses pembangunan. Mulai dari menentukan konsep, tipe hingga menghitung biaya bangun rumah sendiri. Dengan membuat perencanaan awal yang matang, maka ketika proses pengerjaan pun bisa lebih cepat karena semua sudah terencana.

2. Buat Denah dan Estimasi Biayanya

Tips selanjutnya setelah membuat perencanaan dengan matang, buat denah rumah minimalis 2 lantai Anda. Dengan membuat denah ini, Anda kemudian bisa menghitung biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 dua lantai. Saat membuat denah, pastikan letak setiap ruangannya akurat agar ketika sudah jadi, Anda bisa mendapat kenyamanan maksimal.

3. Mulai Pilih Material dengan Harga Terjangkau dan Tetap Berkualitas

Jika sudah, selanjutnya Anda bisa memilih material yang dibutuhkan. Pilih material dengan harga terjangkau namun tetap memiliki kualitas yang baik. Harga material selalu berbeda setiap tahunnya, jadi jangan heran jika biaya membangun rumah 2020 berbeda dengan beberapa tahun lalu.

Karena itu, jika Anda sudah membuat denah dan estimasi biaya beberapa tahun sebelumnya, bisa jadi di lapangan estimasi biaya tersebut sudah tidak berlaku lagi. Karena itu, survey material sebelum benar-benar memulai proses pembangunan sangat penting dilakukan.

waduh 500 ribu sudah bisa dapat rumah? Cek Selengkapnya

Konsep Rumah Ukuran 10×15

Setelah mengetahui berbagai tips yang bisa digunakan untuk membangun rumah 10×15, berikut ini ada beberapa konsep dan inspirasi desain yang bisa Anda gunakan. Dengan menentukan konsep dan desain, Anda jadi lebih mudah dalam menghitung biaya bangun rumah sendiri.

Desain Rumah 10×15 Minimalis 1 Lantai 3 Kamar Tidur

Bangunan berukuran 10×15 sebenarnya cukup besar untuk rumah minimalis. Namun tak ada salahnya, dengan begitu Anda bisa memanfaatkannya untuk memaksimalkan ruangan. Pilihan pertama adalah desain rumah 1 lantai dengan 3 kamar tidur.

Untuk desain ini, ruangan lain, seperti ruang tamu, ruang keluarga, dapur hingga ruang makan. Biaya bangun rumah minimalis 3 kamar ini bisa lebih ringan dibandingkan dengan biaya untuk rumah 2 lantai.

Yang paling utama tentu saja kamar tidur. Dengan ukuran ini, Anda bisa menempatkan 3 kamar tidur, dengan 1 kamar mandi di 1 kamar tidur utama. Sedangkan 2 kamar tidur lain bisa digunakan untuk kamar anak atau kamar tamu. Kamar mandi bisa pula diletakkan di luar area kamar tidur, seperti di dekat dapur misalnya. Ada pula ruang untuk garasi, teras dan taman belakang.

Desain Rumah 10×15 Minimalis 2 Lantai 4 Kamar Tidur

Desain selanjutnya yang bisa Anda terapkan untuk bangunan berukuran 10×15 adalah rumah 2 lantai dengan 4 kamar tidur. Kamar tidur lebih banyak sebab space yang tersedia pun lebih banyak dengan tambahan space di lantai 2. Penempatan kamar tidur bisa di lantai 1 dan lantai 2. Jika memiliki art, di lantai 1 bisa digunakan untuk kamar art dan kamar tamu.

Selain 2 kamar yang disebutkan sebelumnya, di lantai 1 tetap bisa dijadikan ruang keluarga, ruang makan, dapur, 1 buah kamar mandi, garasi, ruang untuk mencuci, teras dan taman. Jika ingin membuat kolam juga bisa meskipun tidak terlalu besar.

Tentu saja, biaya pembangunan rumah ukuran 10x15 dengan 2 lantai ini membutuhkan lebih banyak biaya.

Sedangkan di lantai 2 bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kamar tidur. Di lantai 2 ini bisa dibuat hingga 4 kamar dengan ruang keluarga atau ruang santai atau ruang menonton TV. Jangan lupa menempatkan 1 buah kamar mandi dan ruang cuci serta jemur di lantai 2 ini. Sisakan sedikit ruang di bagian luar untuk membuat balkon yang bisa Anda manfaatkan untuk bersantai. Anda bisa mengkombinasikan dengan warna cat menarik, klik disini untuk infonya.

Tentu saja, karena ruang yang dibuat lebih banyak, biaya pembuatan desain rumah 10×15 dua lantai ini lebih besar dibandingkan biaya bangun rumah minimalis 3 kamar. Meskipun sama-sama minimalis, namun banyaknya ruang yang dibuat sudah pasti membutuhkan lebih banyak material.

Estimasi Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 bisa berbeda tergantung desain yang Anda pilih. Selain bentuk dan desain ruangan, pemilihan material pun berpengaruh dalam menentukan harganya. Agar lebih memudahkan, Anda bisa mencari tahu harga pembangunan rumah secara bersih, maksudnya sudah termasuk tenaga kerja dan material.

Informasi ini bisa Anda dapatkan di berbagai jasa bangun rumah. Selain itu sesuaikan dengan luas bangunan. Mari mulai hitungan kasar dengan perkiraan harga membangun rumah per meter persegi. Biaya yang diterapkan biasanya antara Rp 3.500.000-Rp 6.000.000. Begini cara menghitungnya.

Mau Renovasi Rumah Subsidi? Jangan Sampai di Blacklist! Cek Pengalaman Renovasi Rumah Subsidi

  • Hitung Luas Bangunan

Kalau Anda menerapkan desain 2 lantai, maka hitung luas bangunan lantai 1 dan 2 dulu. Misalnya dari total ukuran 10×15, yang digunakan untuk bangunan di lantai 1 adalah 10×12, maka luas lantai 1 adalah 120m². Sedangkan lantai 2 yang digunakan 10×10, maka luasnya adalah 100m². Jika digabungkan menjadi 220m². Hal ini juga berlaku jika hanya terdiri dari 1 lantai.

  • Hitung Harga Berdasarkan Luas

Jika sudah, selanjutnya tinggal menghitung. Misalnya jika Anda menggunakan jasa bangun rumah dengan biaya Rp 3.500.000. Maka hasilnya adalah:

120 m² x Rp 3.500.000 = Rp 420.000.000

100m² x Rp 3.500.000 = Rp 300.000.000.

Maka jika dijumlah menjadi Rp 720.000.000 untuk rumah dengan 2 lantai. Sedangkan jika hanya 1 lantai, maka biayanya bisa lebih kecil. Anda bahkan bisa meminimalkan biaya menjadi hingga 100 jutaan. Bentuk rumah dengan biaya 100 juta memang tidak terlihat mewah, namun bisa tetap nyaman ditempati. Itu tadi penjelasan tentang bagaimana menghitung biaya pembangunan rumah ukuran 10×15 yang bisa menjadi patokan untuk Anda. Harga ini bisa berubah-ubah setiap tahun sebab harga material juga selalu berubah. Karena itu rajinlah mencari tahu harga material terbaru untuk bisa membuat estimasi biaya membangun rumah 2020 Anda.

Sekian tips dari bale agung kali ini. Semoga bermanfaat!

Artikel Biaya pembangunan rumah ukuran 10x15

1 thought on “Biaya Pembangunan Rumah Ukuran 10×15”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Hubungi Kami